Kemenag Manado, Rapat Kerja sekaligus penyerahan Surat
Keputusan (SK) pengurus Baznas Kota Manado periode 2015-2019 dilaksanakan di
Aula Kementerian Agama Kota Manado pada, Jum’at 30/01 dihadiri oleh seluruh
pengurus Baznas kota Manado.
Kegiatan yang diawali dengan ucapan
selamat datang oleh Heri Anwar selaku sekretaris Baznas Kota Manado, Heri mengajak
kepada seluruh pengurus yang hadir untuk berkomitmen mempersiapkan diri dalam
memegang amanah dan tanggung jawab ini sebagai bentuk tanggung jawab sosial serta
Ibadah mengingat tanggung jawab sebagai pengurus Baznas merupakan tugas mulia
dihadapan Allah dan dikategorikan sebagai perjuangan dalam mencari keridaan
Allah SWT.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan singkat tentang Zakat
oleh Ust. H. Mazhar Kinontoa, S.Ag yang juga termasuk dalam struktur
kepengurusan Baznas kota Manado sebagai dewan pertimbangan Baznas Kota Manado,
Mazhar, dalam pemaparannya menyampailan bahwa mereka yang terpilih dan terlibat
dalam kepengurusan Zakat patut berbangga sebab mereka adalah orang yang
terpilih yang telah disebutkan oleh Allah, sebagai orang yang memiliki kewenangan untuk
mengurusi Zakat, dimana mereka sebenarnya bukan hanya diberikan SK dari manusia
melainkan juga dari Allah SWT ungkap beliu. Hal-hal yang harus di zakati yang
merupakan kewajiban yang disampaikan oleh Ust. H. Mazhar Kinontoa yang juga
sebagai pengawas Pendidikan Agama Islam di Kementerian Agama Kota Manado, sumber-sumber
wajib Zakat adalah zakat yang diambil dari pada barang-barang berharga, zakat
perdagangan, zakat profesi yang apabila secara hukum Islam sudah wajib untuk
dikeluarkan zakatnya. Namun demikian beliau juga memberikan
penjelasan-penjelasan atas jenis-jenis Zakat dengan memberikan beberapa
pendapat ulama untuk dijadikan acuan hokum ketika menghitung tentang berapa
besar kewajiban Zakat yang harus dikeluarkan.
Sementara
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Manado melalui Bapak Harun Pakaya, SE juga
selaku wakil ketua Baznas Kota Manado dan kepala Seksi Bimas Islam Kantor
Kementerian Agama Kota Manado, menyampaikan, Kementerian Agama Kota Manado akan
terus memberikan dukungan untuk Baznas Kota Manado dalam melaksanakan
programnya. Dengan tetap memberikan
bantuan dengan kemampuan yang ada melalui seksi BIMAs Islam kedepan, dan saat
ini bantuan yang sementara diproses dan berharap cepat terealisasi agar Baznas
kota manado dapat melaksanakan programnya. Selain itu tentunya beliau bepesan didalam
kepengurusan dengan jumlah personil sekitar 40 orang harus lebih dahulu
memberikan contoh, agar nantinya lebih mudah dalam mengajak orang lain untuk
mengeluarkan Zakatnya melalui Baznas. Belia menambahkan kita harus memiliki budaya
kerja yang baik, setidaknya ada tiga hal budaya kerja yang harus kita lakukan,
pertama mulailah dari yg sedikit, kedua mulai dari diri sendiri, dan ketiga
mulailah dari sekrang. Dengan melibatkan dan memanfaatkan sumber daya yang ada
seperti penyulu-penyuluh agama Islam, yang tersebar disetiap kecamatan untuk
dilibatkan dan difungsikan sebagai pengurus agar lebih muda dalam
mensosialisasikan program Baznas kedepan ungkap Harun. Pada akhir sambutannya
beliau menghimbau agar pengurus yang ada berkomitmen menjalankan tugas dengan
penuh keikhlasan agar apa yang kita lakukan mendapatkan keridoan dari Allah
SWT.
Pada kesempatan yang sama Muardi
Rahmola, S.Sos selaku ketua Baznas Kota Manado menyampaikan rasa syukur dimana
pada tahun ini stuktur kepengurusan Baznas Kota Manado bertambah, itu,
berdasarkan petunjuk baru Baznas Pusat dimana struktur kepengurusan Baznass Kabupaten
kota agar menyesuaikan dengan kondisi wilayahnya masing-masing kota, maka tahun
ini dikeluarkan Surat Keputusan (SK) yang personilnya bertambah menjadi 40
orang. Saya sangat mengapresiasi ungkap
Muardi bahwa kemnetrian Agama menyambut baik program kerja Baznas Kota Manado
dan berharap besar untuk selur pengurus yang ada kedepan lebih agar lebih giat
untuk mensosialisasikan tentang zakat khususnya untuk para penyuluh-penyuluh
agama islam yang secara langsung bersentuhan dengan masyarakat.
Lima program
unggulan yang disampaikan Muardi Rahmolah, pertama Manado makmur kedua Manado
cerdas, ketiga Manado sehat, keempat Manado taqwa, dan kelima Manado peduli. Lima
program yg akan kita jalankan kedepan dengan terus berupaya meningkatkan sumber
daya dan sumber dana yang ada dan tetap mengutamakan prinsip pelaksanaannya
penmanfaatannya serta pengawasannya agar semakin diperkuat. Muardi optimis
dengan semakin dan terus bertambahnya jumlah pemberi Zakat menjadikan eksistensi
Baznas Manado semakin dipercaya oleh masyarakat. Sebelum mengakhiri
sambutannya, ketua Baznas Manado memaparkan program-program kerja yang sudah
berjalan, baik dikota Manado sendiri diluar kota bahkan sampai ke luar Negeri,
dimana Baznas Kota Manado sudah mengambil bagian dalam memberikan bantuan pada
program Indonesia Untuk Gaza yang lalu ungkapnya.//Anto

Tidak ada komentar:
Write komentar